Tampilkan postingan dengan label KOPERASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOPERASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Desember 2009

Tugas Ekonomi Koperasi

SOAL I.
1. B. Konsep Koperasi Barat
2. A. Pengembangan usaha koperasi dalam hal investasi, inovasi dan pengembangan SDM
3. C. Aliran Yardstick
4. C. Aliran Commonwealth
5. C. Menurut Mohammad Hatta
6. A. Aktivitas koperasi bertujuan ekonomi
7. A. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 3
8. B. Sebagai wahana untuk mewujudkan kepemilikan kolektif sarana produksi dan untuk mencapai tujuan sosial politik
9. C. Kerjasama antar koperasi
10. A. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 22
11. B. Mengangkat dan memberhentikan pengelola
12. C. Kegiatan koperasi bertentangan dengan ketertiban umum atau kesusilaan
13. D. Berita Negara Republik Indonesia
14. B. Pengelola
15. D. Jasa usaha anggota dan jasa usaha bukan anggota
16. D. UU No. 25 Tahun 1992 Pasal 46
17. D. 5 tahun
18. A. Modal sendiri dan modal pinjaman
19. B. Teknologi dan sumber daya yang digunakan
20. D. Benar Semua

21. Jelaskan konsep Koperasi Barat, konsep Koperasi Sosialis, dan konsep Koperasi Negara Berkembang !

Jawab :

Konsep Koperasi Barat
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat
• Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dg saling membantu dan saling menguntungkan
• Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati •Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi

Konsep Koperasi Sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.


Konsep Koperasi Negara Berkembang
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.

Perbedaan dengan Konsep Sosialis : Konsep Sosialis : tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif Konsep Negara Berkembang : tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

22. Dari laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi “Ahimsa” tahun 2005 diperoleh dat sbb :
No Indikator Kinerja ( dalam 000)
1. Modal Sendiri 674.800
a. Simpanan Anggota 125.800
b. Donasi 226.000
c. Cadangan 323.000

2. SHU Kotor 250.000
Total Biaya 125.000
SHU setelah Pajak 124.500

3. Volume Usaha 579.950
4. Jumlah Anggota 125

Selain itu diperoleh data simpanan anggota dan volume usaha per anggota adalah sebagai berikut : (dalam 000)
No Nama Anggota Jumlah Simpanan Volume Usaha
1 Ahimsa 2750 25250
2 Annisa 3250 20575
3 Rizky 2250 15750
s/d Dst Dst Dst
125 Jumlah 125800 579950

Hitunglah besarnnya Sisa Hasil Usaha yang harus diterima masing-masing anggota, bila jasa Anggota terdiri dari 25 % jasa modl anggota dan 75 % jasa usaha anggota.

Jawab :

Cadangan = 323.000
Simpanan Anggota (Sa) :
1. Ahimsa = 2.750
2. Annisa = 3.250
3. Rizky = 2.250
Total Modal Simpanan (TMS) : 125.800

Volume Usaha Anggota (Va) :
1. Ahimsa = 25.250
2. Annisa = 20.575
3. Rizky = 15.750
Total Volume Usaha Anggota (TVA) = 579.950

Jasa Usaha Anggota (JUA) : 75% x 323.00 = 242.250
Jasa Modal Anggota (JMA) : 25% x 323.000 = 80.750

a. SHU Usaha Ahimsa = Va / TVA (JUA) :
25.250 / 579.950 (242.250) = 10.547,138

SHU Modal Ahimsa = Sa / TMS (JMA) :
2.750 / 125.800 (80.750) = 1.765,203

SHU Ahimsa : 10.547,138 + 1.765,203 (1000) = 12.312.341

b. SHU Usaha Annisa = Va / TVA (JUA) :
20.575 / 579.950 (242.250) = 8.594,351

SHU Modal Annisa = Sa / TMS (JMA) :
3.250 / 125.800 (80.750) = 2.086,149

SHU Annisa = 8.594,351 + 2.086,149 (1000) = 10.680.500

c. SHU Usaha Rizky = Va / TVA (JUA) :
15.750/ 579.950 (242.250) = 6.578,908

SHU Modal Rizky = Sa / TMS (JMA) :
2.250 / 125.800 (80.750) = 1.444,257

SHU Rizky = 6.578,908 + 1.444,257 (1000) = 8.023.165

Senin, 28 Desember 2009

Tugas Ekonomi Koperasi

1. Suatu konsep yang menyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta yang dbentuk secara sukarela oleh orang yang mempunyai persamaan kepentingan dengan maksud mengurusi kepintingan para anggotanya adalah :
a. Konsep koperasi pancasila
b. Barat
c. Sosialis
d. Komunis
Jawab : B

2. Di bawah ini adalah dampak tidak langsung dari koperasi terhadap anggotanya, kecuali :
a. Pengembangan usaha koperasi dalam hal investasi, inovasi dan pengembangan SDM.
b. Pengembangan kondisi sosial ekonomi produsen skala kecil.
c. Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil.
d. Memberi distribusi pendapatan yang lebih seimbang dan harga yang wajar.
Jawab : A

3. Aliran koperasi sangat dipengaruhi dari system perekonomian yang dianut oleh negara tertentu. Sistem ekonomi liberal biasanya aliran koperasi yang dijalankan adalah :
a. Aliran kapitalis
b. Aliran sosialis
c. Aliran yardstick
d. Aliran commonwealth
Jawab :

4. Hubungan dengan pemerintah, koperasi merupakan bawahan dari pemerintah jadi koperasi tidak punya otonomi. Pernyataan ini sesuai dengan :
a. Aliran kapitalis
b. Aliran yardstick
c. Aliran commonwealth
b. Aliran sosialis
Jawab : C

5. Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong merupakan definisi koperasi dari :
a. Menurut International Labour Organization
b. P. J. V. Dooren.
c. Mohammad Hatta.
d. UU No.32 Tahun 1992
jawab : C

6. Dibawah ini adalah unsur-unsur koperasi yang tercantum dalam UU. No 32 tahun 1992 kecuali :
a. Aktivitas koperasi bertujuan ekonomi
b. Koperasi adalah badan usaha
c. Koperasi indonesia adalah gerakan ekonomi rakyat
d. Koperasi berasaskan kekeluargaan
jawab : A

7. Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 45. Pernyataan tersebut tercantum dalam :
a. UU No 25 tahun 1992 pasal 3
b. UU No 25 tahun 1992 pasal 5
c. UU No 25 tahun 1992 pasal 7
d. UU No 25 tahun 1992 pasal 8
jawab : A

8. Dibawah ini fungsi koperasi indonesia yang tercantum dalam UU No 25 tahun 1992 pasal 4 adalah ,kecuali :
a. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
b. Sebagai wahana untuk mewujudkan kepemilikan kolektif sarana produksi untuk mencapai tujuan sosial politik
c. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatannya dengan koperasi sebagai sokogurunya
d. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama bersama asas kekeluargaan
jawab : B

9. Yang membedakan prinsip-prinsip koperasi yang tertuang dalam UU No. 12 tahun 1967 dengan UU No.25 tahun 1992 adalah L
a. Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara
b. Adanya pembatasan bunga atas modal
c. Kerjasama anar koperasi
d. Pembagian SHU menurut jasa masing-masing anggota
jawab : C

10. Rapat anggota merupakan suatu wadah dari para anggota koperasi. Rapat anggota tercantum dalam :
a. UU No. 25 tahun 1992 pasal 22
b. 22
c. 29
d. 45
jawab : A

11. Sesuai dengan UU Perkoperasian rapat anggota dilakukan untuk kegiatan dibawah ini kecuali :
a. Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
b. Mengangkat dan memberhentikan Pengelola
c. Mengangkat dan memberhentikan pengurus
d. Menetapkan Pembagian sisa hasil usaha.
Jawab : B

12. Dibawah in adalah bukan menjadi alasan pemerintah membubarkan koperasi adalah :
a. Terdapat bukti bahwa koperasi tidak memenuhi ketentuan di dalam undang-undang.
b. Kegiatan koperasi bertentangan dengan ketertiban umum atau kesusilaan.
c. Keuntungan dan modal koperasi kecil.
d. Koperasi dalam keadaan yang tidak dapat diharapkan lagi kelangsungan hidupnya.
Jawab : C

13. Apabila pemerintah berkeputusan membubarkan koperasi harus diumumkan lewat :
a. Surat kabar Indonesia
b. Surat kabar dan majalah ibukota
c. disiarkan di radio dan televise
d. Berita Negara Republik Indonesia.

14. Untuk kepentingan kreditur dan para anggota koperasi, terhadap pembubarkan koperasi dilakukan penyelesaian sehingga ditunjuk seorang penyelesai yang ditunjuk oleh :
D. Pengelola.

15. Dalam menghitung besarnnya Sisa Hasil Usaha masing-masing anggota, jasa anggota dibedakan menjadi : B. Jasa Modal Sendiri dan Jasa Modal Anggota.

16. Pembubaran koperasi dapat dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Anggota dan keputusan Pemerintah. Hal ini tercantum dalam :
D. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 46

17. Sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992 pasal 29 bahwa masa jabatan pengurus paling lama :
D. 5 Tahun.

18. Sesuai dengan Undang-Undang Perekonomian modal dibedakan menjadi :
A. Modal Sendiri dan Modal Pinjaman.

19. Tujuan koperasi adalah menyangkut efisiensi atau lebih dikenal dengan meminimumkan biaya. Tujuan ini sangat dipengaruhi dari Total Cost yang sangat tergantung :
B. Teknolgi dan sumber daya yang digunakan.

20. Untuk koperasi primer dan koperasi sekunder yang wilayah operasinnya lebih dari dua daerah tingkat II, maka proses pembentukan koperasi harus dikirim ke :
D. Benar semua.


II.

21. Jelaskan konsep Koperasi Barat, konsep Koperasi Sosialis, dan konsep Koperasi Negara Berkembang !

Jawab :

Konsep Koperasi Barat
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat
• Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dg saling membantu dan saling menguntungkan
• Setiap individu dg tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati •Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi

Konsep Koperasi Sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.


Konsep Koperasi Negara Berkembang
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.

Perbedaan dengan Konsep Sosialis : Konsep Sosialis : tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif Konsep Negara Berkembang : tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

22. Dari laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi “Ahimsa” tahun 2005 diperoleh dat sbb :
No Indikator Kinerja ( dalam 000)
1. Modal Sendiri 674.800
a. Simpanan Anggota 125.800
b. Donasi 226.000
c. Cadangan 323.000

2. SHU Kotor 250.000
Total Biaya 125.000
SHU setelah Pajak 124.500

3. Volume Usaha 579.950
4. Jumlah Anggota 125

Selain itu diperoleh data simpanan anggota dan volume usaha per anggota adalah sebagai berikut : (dalam 000)
No Nama Anggota Jumlah Simpanan Volume Usaha
1 Ahimsa 2750 25250
2 Annisa 3250 20575
3 Rizky 2250 15750
s/d Dst Dst Dst
125 Jumlah 125800 579950

Hitunglah besarnnya Sisa Hasil Usaha yang harus diterima masing-masing anggota, bila jasa Anggota terdiri dari 25 % jasa modl anggota dan 75 % jasa usaha anggota.

Jawab :

Cadangan = 323.000
Simpanan Anggota (Sa) :
1. Ahimsa = 2.750
2. Annisa = 3.250
3. Rizky = 2.250
Total Modal Simpanan (TMS) : 125.800

Volume Usaha Anggota (Va) :
1. Ahimsa = 25.250
2. Annisa = 20.575
3. Rizky = 15.750
Total Volume Usaha Anggota (TVA) = 579.950

Jasa Usaha Anggota (JUA) : 75% x 323.00 = 242.250
Jasa Modal Anggota (JMA) : 25% x 323.000 = 80.750

a. SHU Usaha Ahimsa = Va / TVA (JUA) :
25.250 / 579.950 (242.250) = 10.547,138

SHU Modal Ahimsa = Sa / TMS (JMA) :
2.750 / 125.800 (80.750) = 1.765,203

SHU Ahimsa : 10.547,138 + 1.765,203 (1000) = 12.312.341

b. SHU Usaha Annisa = Va / TVA (JUA) :
20.575 / 579.950 (242.250) = 8.594,351

SHU Modal Annisa = Sa / TMS (JMA) :
3.250 / 125.800 (80.750) = 2.086,149

SHU Annisa = 8.594,351 + 2.086,149 (1000) = 10.680.500

c. SHU Usaha Rizky = Va / TVA (JUA) :
15.750/ 579.950 (242.250) = 6.578,908

SHU Modal Rizky = Sa / TMS (JMA) :
2.250 / 125.800 (80.750) = 1.444,257

SHU Rizky = 6.578,908 + 1.444,257 (1000) = 8.02

Selasa, 24 November 2009

KONPENSASI KARYAWAN DI PERUSAHAAN

Mengapa di beberapa perusahaan sering terjadi protes dalam bentuk demo para karyawan menuntut kenaikan gaji atau upah? Seolah tidak peduli dengan masalah krisis finansial global, para karyawan merasa berhak untuk menuntut kompensasi sesuai dengan jasa yang sudah dikeluarkannya. Faktor yang menyebabkannya antara lain dalam hal ketidak-puasan tentang manajemen kompensasi yang diterapkan perusahaan. Manajemen kompensasi dinilai tidak memberikan efek pada kesejahteraan karyawan. Pada gilirannya motivasi karyawan menurun dan ini akan mengakibatkan produktifitas kerja atau kinerja mereka berada di bawah standar perusahaan.



Kompensasi mengandung arti tidak sekedar hanya dalam bentuk bentuk finansial saja. Bentuk finansial langsung berupa upah,gaji, komisi, dan bonus. Sementara yang tidak langsung berupa asuransi, bantuan sosial, uang cuti, uang pensiun, pelatihan, dan sebagainya. Selain itu bentuk bukan finansial berupa unsur-unsur jenis pekerjaan dan lingkungan pekerjaan. Bentuk unsur pekerjaan meliputi tanggung jawab, perhatian dan penghargaan dari pimpinan, sementara bentuk lingkungan pekerjaan berupa kenyamanan kondisi kerja, distribusi pembagian kerja, dan kebijakan perusahaan.



Keterkaitan kompensasi dengan kinerja karyawan sangatlah siginifikan. Semakin tinggi kompensasi semakin tinggi tingkat kepuasan kerja karyawan; ceteris paribus. Derajat kepuasan yang semakin tinggi akan semakin meningkatkan motivasi karyawan dalam meraih kinerja yang tinggi. Jika dikelola dengan baik, kompensasi membantu perusahaan untuk mencapai tujuan dalam memperoleh, memelihara, dan menjaga karyawan dengan optimum. Sebaliknya tanpa kompensasi yang cukup, karyawan yang ada tidak saja mengekspresikan diri mereka dalam bentuk protes keras dan mogok kerja, tetapi juga sangat mungkin meninggalkan perusahaan. Pertanyaannya mengapa tidak semua perusahaan mampu memberikan kepuasaan maksimum kepada karyawannya?



Posisi kompensasi dalam membangun perusahaan yang sehat selalu berada pada kondisi yang rumit. Artinya jika dilihat dari besarannya hampir mungkin karyawan tidak pernah mengatakan manfaat kompensasi yang diterimanya sudah maksimum. Selalu dikatakan derajat kepuasaan yang diperolehnya sekedar dalam rentang kurang sampai cukup puas atau pas-pasan. Di sisi lain perusahaan tidak mudah untuk segera memenuhi kebutuhan karyawan yang semakin besar dan bervariasi. Persoalannya terletak pada pertimbangan penentuan kompensasi yang tidak sederhana dan mudah diputuskan. Penentuan besaran kompensasi sangat dipengaruhi kondisi internal dan eksternal perusahaan. Kondisi kesehatan finansial dan profitabiliti perusahaan sangat menentukan kemampuan perusahaan dalam memberi kompensasi yang layak. Selain itu juga sangat dipengaruhi oleh tekanan-tekanan luar seperti peraturan pemerintah, pasar kerja, pasar komoditi, krisis ekonomi global, dan tantangan kompensasi internasional.



Untuk menjembatani jurang antara kepentingan perusahaan di satu pihak dan pihak lain kepentingan karyawan maka perusahaan perlu menerapkan manajemen kompensasi yang layak. Maksudnya adalah untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan strategi bisnisnya dan menjamin terjadinya keadilan kompensasi berbasis pertimbangan faktor-faktor internal dan eksternal. Keadilan internal menjamin bahwa permintaan posisi kompensasi (finansial dan non-finansial) seperti gaji dan upah serta kualifikasi seseorang dalam bidangnya yang lebih tinggi akan dipenuhi sesuai dengan perilaku dan kinerjanya. Dan ini tentunya juga dengan mempertimbangkan faktor eksternal yang menjamin bahwa pekerjaan-pekerjaan bakal dikompensasi secara adil dengan membandingkannya dengan pekerjaan yang sama di pasar kerja.



Dalam penerapannya maka manajemen kompensasi memiliki prinsip-prinsip; (1) terdapatnya rasa keadilan dan pemerataan pendapatan dalam perusahaan; (2) setiap pekerjaan karyawan dinilai melalui proses evaluasi pekerjaan dan kinerja; (3) mempertimbangkan kondisi kesehatan keuangan perusahaan; dan (4) sistem kompensasi yang baru harus dapat membedakan karyawan yang berprestasi baik dan tidak dalam golongan gaji yang sama.



Agar tujuan perusahaan dan harapan serta aspirasi individual terujud sesuai harapan maka dalam sistem penghargaan atau kompensasi, yang idealnya merupakan kesepakatan pihak manajemen dan karyawan, perusahaan perlu menyediakan kebijakan yang meliputi: (1) tingkat kompensasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak karyawan; (2) keadilan dengan pasar kerja eksternal; (3) keadilan internal sesuai dengan kondisi perusahaan; (4) perlakuan pada individu karyawan dan perusahaan berada dalam keseimbangan atau win-win result; dan (5) sosialisasi dan internalisasi manajemen kompensasi ke seluruh karyawan (manajemen dan non-manajemen) untuk memperkecil konflik.

PENILAIAN KINERJA KARYAWAN

Ada beberapa jenis penilaian kinerja karyawan seperti system tradisional, penilaian diri, penilaian oleh atasan, dan penilaian 360 derajad (umpan balik). Penilaian kinerja karyawan umumnya dilakukan secara formal atau terstruktur. Apabila dilakukan secara informal, manajer dapat bertemu dengan para anggota tim untuk mendiskusikan kinerja karyawan dalam periode tertentu dalam suasana rileks dan tidak kaku. Baik secara formal maupun informal, perlu ditelaah beragam faktor yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Perlu dinilai apakah keterkaitan tujuan perusahaan dan tujuan karyawan telah tercapai. Perlu dilakukan bagaimana menyediakan unsur pendukung agar kedua tujuan itu tercapai. Bagaimana secara rutin dilakukan penelaahan apa yang telah dicapai karyawan dan kelompok karyawan tanpa harus menunggu timbulnya masalah. Selain itu penilaian termasuk dengan cara diskusi pun dilakukan untuk merumuskan harapan-harapan masa depan dan faktor-faktor apa saja yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. Apabila dianggap perlu ada peninjauan kembali tujuan yang telah disusun dan menyusun langkah-langkah operasional yang lebih efektif. Karena itu perlu ada manajemen penilaian kinerja yang sistematis.

Proses perancangan sistem penilaian melibatkan: manajer, karyawan dan ahli sumberdaya manusia dalam membuat keputusan tentang:

o Isi dari pengukuran : ada tiga pilihan terkait dengan kinerja
Fokus penilaian : outcome yang langsung terkait dengan misi dan tujuan organisasi dan kebutuhan pelanggan; penggunaan waktu, tingkat kepuasan pelanggan dsb,
Jenis kinerja : contoh pekerjaan manajer dilihat dari keberhasilan menerapkan model perencanaan dan pengorganisasian; ada enam kriteria
(1) kualitas proses dan hasil
(2) jumlah hasil, nilai hasil persiklus waktu tertentu
(3) waktu yang dipakai
(4) cost efektif yaitu manajemen sumberdaya secara efisien (biaya-penerimaan)
(5) derajad kebutuhan supervisi dan
(6) pengaruh antarpersonal seperti harga diri, persahabatan dan kerjasama.

Perumus level kinerja : tiga bentuk berbeda
(1) kondisi sifat; sangat puas sampai sangat tidak puas
(2) deskripsi perilaku atau kejadian kritis; apa yang terjadi ketika karyawan dinilai
(3) outcome atau hasil; jumlah unit produk, jumlah keluhan pelanggan, jumlah unit produk yang ditolak; jumlah ketidakhadiran karyawan.

o Proses pengukuran

Ada minimum tiga pilihan dalam proses ini :
(1) tipe skala ukuran; kebanyakan bersifat ordinal, peringkat kualitatif; interval
(2) tipe instrumen penyusunan peringkat; dapat membandingkan antarperingkat kinerja dan antar personalia
(3) metode penghitungan skor.

o Karakteristik administrasi penilaian kinerja :

(1) frekuensi dan waktu bervariasi bergantung pada fungsi kegiatan; tiap bulan-dua bulan selama enam dan 12 bulan, jadi intervalnya beragam,
(2) media koleksi data berupa komputer dan bentuk lainnya seperti manual
(3) metode umpan balik dari hasil penilaian kinerja seperti untuk pengembangan karyawan dan kebijakan perusahaan dalam hal kompensasi, pengembangan sumberdaya manusia, dan lingkungan kerja yang nyaman, dan
(4) pengembangan sistem penilaian; (a) mulai dari analisis pekerjaan; (b) spesifikasi dimensi kinerja dan perumusan kinerja; (c) skala pengukuran kinerja; (d) pengembangan format dan program pengukuran peringkat; (e) pengembangan prosedur penskoran; (f) pengembangan proses pemberian peluang tentang saran-saran dari karyawan.

Jumat, 13 November 2009

WAWANCARA SELEKSI YANG EFEKTIF

Kinerja perusahaan yang unggul tentunya sangat didukung oleh kompetensi yang dimiliki oleh para karyawannya. Kinerja karyawan memiliki dampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, proses seleksi karyawan merupakan hal yang tidak dapat dianggap sepele. Dengan proses seleksi yang tepat dan berkualitas, maka perusahaan akan mendapatkan orang-orang yang tepat untuk mengisi setiap posisi dan memperoleh karyawan yang paling sesuai dari faktor fisik, mental, maupun temperamental. Proses seleksi yang kurang cermat menyebabkan pemilihan orang yang tidak tepat sehingga akan menimbulkan kerugian perusahaan dalam banyak aspek.

Salah satu metode seleksi yang sering digunakan adalah wawancara. Banyak sekali teknik wawancara yang ada dan memiliki tujuan penggunaan yang berbeda-beda. Pemilihan teknik wawancara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan tentunya akan menghasilkan kandidat yang paling sesuai, begitu pula sebaliknya. Selain menentukan teknik wawancara yang paling tepat, kemampuan pewawancara dalam melakukan persiapan dan melaksanakan langkah-langkah wawancara juga menjadi faktor penentu keberhasilan proses seleksi.

SASARAN SEMILOKA
Semiloka ini ditujukan bagi semua level karyawan di semua jenis perusahaan/organisasi yang berminat untuk memahami bentuk selection wawancara yang tepat bagi perusahaan/organisasinya masing-masing.

SILABUS SEMILOKA

  • Peran wawancara dalam proses seleksi
  • Teknik – teknik wawancara dan hambatannya
  • Persiapan dan tahapan melakukan wawancara
  • Praktek melakukan wawancara
  • Tindak Lanjut wawancara
  • Evaluasi wawancara

MANFAAT SEMILOKA

  • Peserta mengenal peran wawancara dalam proses seleksi.
  • Peserta dapat mencermati keuntungan digunakannya structured and behavioral based interview.
  • Peserta mengenal teknik-teknik penting untuk menunjang efektivitas wawancara.
  • Peserta mengenal tahapan yang dilakukan sebelum, selama, dan sesudah proses pelaksanaan wawancara yang efektif.

Jumat, 06 November 2009

Menneg KUKM yang baru dituntut koperasi go internasional.

Menneg KUKM yang baru dituntut untuk mampu mendorong gerakan koperasi untuk go lokal dan go internasional. selama ini koperasi dan UKM mampu berkembang secara mandiri menggunakan produk dan komponen dalam negeri sehingga harus selalu mendapat dukungan hingga mampu bersaing ke pasar global. Selain itu, menteri mendatang dituntut untuk mampu mereformasi kelembagaan koperasi menjadi lebih sehat dan semakin mandiri. "Khususnya untuk koperasi simpan pinjam, harus segera dibuatkan payung hukum yang jelas,".

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada menteri terpilih untuk memprogramkan dalam 100 hari pertama kerjanya mempercepat disahkannya UU Lembaga Keuangan Mikro. Koperasi simpan pinjam (KSP) selama ini di lapangan tidak mendapatkan jaminan operasional dan payung hukum yang jelas.

KSP tidak memiliki lembaga khusus yang mengawasi kinerjanya dan belum pula memiliki lembaga penjamin simpanan. Padahal banyak KSP yang mampu menghimpun dana simpanan hingga miliaran rupiah.

Menurut Suryo, tanpa adanya payung hukum, mustahil bagi KSP untuk mampu berkembang dan mendapat kepercayaan publik hingga menjadi alternatif lembaga keuangan non-bank yang mudah diakses masyarakat.

"UU lembaga keuangan mikro harus diselesaikan secepatnya," katanya.

Pihaknya juga meminta Menneg KUKM mendatang merapikan keberadaan koperasi hingga ke tingkat daerah untuk kemudian membinanya dengan baik. "Kami meminta menteri yang baru untuk menyosialisasikan peran dan keberadaan koperasi di lingkungan masyarakat," katanya.

Ia berpendapat, selama ini koperasi tercitra sebagai gerakan masyarakat kecil yang tidak menjanjikan dan tidak memiliki peran penting dalam perekonomian. Oleh karena itu, ia meminta agar citra koperasi sesegera mungkin diperbaiki. "Koperasi bukan lembaga politik tetapi lembaga ekonomi seperti PT, CV, ataupun firma," katanya.

Soal siapa calon menteri yang akan menduduki pos Kemeneg KUKM, pihaknya tidak menilai dari latar belakang dan asalnya. "Bukan dari mananya yang kami lihat tetapi dari pribadinya. Apakah ia memiliki visi, misi, dan strategi yang baik bagi perkembangan koperasi di Indonesia," katanya.

Menurut dia, tokoh Syarif Hasan yang kemungkinan besar akan menduduki jabatan Meneg KUKM mendatang merupakan tokoh yang pas. "Beliau memiliki visi, misi, dan strategi yang cukup baik dan memiliki keberpihakan pada ekonomi rakyat," kata Suryo Bawono.

BATIK



Batik merupakan hasil budaya bangsa Indonesia. Batik yang terkenal adalah buatan dari Pekalongan, Yogyakarta atau Solo. Semua wisatawan baik dari dalam maupun luar jika datang ketempat ini, maka oleh - oleh yang utama adalah semua barang yang terbuat dari batik seperti kemeja,daster,celana,tas,saputangan dll.

Kota Sleman juga penghasil batik tulis yang mulai terkenal, bahkan sudah mampu menembus pasar internsional terutama di Jepang dan Amerika Serikat. Seorang pengusaha batik Nakula Sadewa dari Sleman, bambang Sumardiyono mengatakan bahwa beliau selalu mempromosikan batiknya ke setiap pameran baik di dalam maupun di luar negeri seperti Rusia,Latvia,Jepang, Jerman dan Amerika Serikat, hasilnya banyak negara yang berminat. Setiap Pameran batik saya selalu habis bahkan bati yang saya pamerkan juga ikut terjual. Ditambahkan Bambang, omzet penjualan batik Sleman ini cukup tinggi satu bulan mencapai Rp200 juta.

Untuk mempertahankan agar batik Sleman ini tetap di minati oleh pasar Internasional maka yang perlu dijaga adalah kualitas dan penggunaan bahan pewarna alam, pasar Internsional sangat menyukai pewarna alam.

BADAN USAHA KOPERASI

Koperasi merupakan suatu bentuk perusahaan yang “unik”, karena berbeda dengan bentuk badan usaha/perusahaan yang lain. Koperasi merupakan kumpulan orang-orang tetapi berbeda dengan perusahaan yang dimiliki sekumpulan orang-orang (Firma, PT).Koperasi dibentuk dan dikelola secara demokratis untuk memenuhi kebutuhan anggota tanpa menjadikan keuntungan/laba sebagai tujuan utamanya karena Koperasi didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya.Sama seperti di negara-negara yang sedang berkembang,Koperasi di Indonesia sulit berkembang dan perkembangannya sangat tertinggal jauh baik oleh badan usaha milik swasta maupun badan usaha pemerintahpemerintah. selalu berusaha memberikan berbagai kemudahan dan peluang seperti kemudahan dalam memperoleh bantuan permodalan, manajemen, pemasaran, pendidikan dll. Bila koperasi ingin maju, maka harus menawarkan keunggulan khusus atau keunggulan tambahan yang tidak diberikan organisasi-organisasi pesaingnya. Hal ini dapat terwujud bila anggota koperasi secara bersamaan menjadi pemilik maupun pengguna jasa koperasi yang didirikan.

Kamis, 08 Oktober 2009

Kedai Bakso Bandung Mang Kamal

Bakso, siapa yang tidak suka dengan makanan ini. Hampir semua orang menyukai makanan yang satu ini. Ada berapa jenis bakso seperti bakso Bandung, bakso solo, bakso malang, bakso kotak, bakso keju, bakso gepeng dan banyak lagi. Salah satu favoritku adalah bakso bandung mang Kamal. Kedai bakso bandung mang Kamal ini terletak di jalan siliwangi cicurug sukabumi. Tepatnya didepan pasar cicurug sukabumi. Meskipun tempatnya sangat sederhana tapi kedai bakso ini sangat ramai penghunjung. Selain baksonya yang enak harganya pun sangat terjangkau dengan Rp 8000 kita sudah mendapat semangkuk bakso oleh karena itu orang-orang rela mengantri. Menu andalan di kedai ini adalah bakso setan. Bakso setan adalah bakso dengan ukuran yg cukup besar dengan isi daging dan urat. Selain itu ada beberapa pilihan lainya antara lain: bakso urat, bakso telur, bakso daging, mie ayam, mie ayam bakso, mie kocok, soto, dan minuman seperti jus buah, es campur dll. Walaupun tempatnya kecil tapi dapat diperkirakan prospek usaha tersebut cukup bagus dengan omset yang cukup besar perharhnya. Hal ini tentu saja sangat di pengaruhi letak warung yang strategis dan tentu saja didukung oleh sumber daya manusia yang baik dalam bidang tersebut. Sehingga kedai ini sudah mempunyai beberapa cabang. Diperkirakan dalam 1 cabang menyerap 6 pegawai ,dimana 2 orang peracik bakso, 2 orang sebagai pelayan, 1 orang sebagai tukang cuci piring, dan 1 satu orang sebagai kasir. Kedai bakso bandung mang kamal ini termasuk usaha kecil yang terorganisir secara kekeluargaan. Karena dilihat dari pegawainya sendiri masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan pemilik kedai bakso tersebut